Apakah bisa publikasi itu gratis?

Saya sering mendengar bahwa publikasi itu ruwet, di mana kita harus melakukan riset dengan mengeluarkan dana yang besar, dan pada akhirnya, ketika harus mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal ilmiah, harus membayar biaya APC (Article Processing Charge) yang tidak sedikit.

Hal itu bisa dikatakan benar karena saat ini banyak jurnal yang hanya mempunyai skema OA (Open Access), di mana artikel ilmiah yang kita submit dan publikasikan akan bebas diakses oleh siapa pun. Dengan skema OA tersebut, biaya proses publikasi artikel ilmiah hingga terbit tersebut ditanggung oleh penulis. Namun, sebenarnya ada skema gratis di mana biaya proses publikasi tersebut ditanggung oleh pembaca melalui sistem langganan dan pembelian per artikel.

Jika kita tidak ingin membayar biaya tersebut, sebaiknya kita memilih jurnal yang mempunyai sistem Subscription atau Hybrid. Pada skema Subscription, mereka beroperasi dengan cara menawarkan biaya berlangganan bagi orang atau institusi yang ingin mendapatkan akses untuk membaca kumpulan artikel di dalamnya. Lalu ada juga yang menawarkan skema Hybrid, sehingga artikel dalam skema ini terbagi menjadi dua: artikel yang biaya proses publikasinya ditanggung penulis dan artikel yang memerlukan biaya berlangganan untuk membacanya atau dapat juga dibeli per satuan artikel. Walaupun sejauh ini saya belum pernah menemukan jurnal yang hanya mengusung skema full Subscription tanpa pilihan skema OA.

Jadi, biaya APC itu akan muncul ketika jurnal tersebut memang hanya mempunyai skema OA atau kita memilih skema OA pada jurnal Subscription atau Hybrid yang memberi pilihan Open Access.

Mungkin selanjutnya akan muncul pernyataan dan pertanyaan. Jurnal OA lebih mudah dan cepat karena membayar; jurnal yang gratis susah dan lama. Lalu, ketika publikasi di jurnal, harus membayar, tetapi ketika mau membaca harus membayar juga.

Hal-hal itu sesungguhnya karena beberapa alasan, seperti pada pernyataan pertama terkait jurnal OA yang lebih cepat dan mudah karena membayar. Saya rasa dalam hal cepat bisa dikatakan benar, dalam hal ini dimaksudkan pada proses first decision atau proses review, namun pendapat ini murni pendapat pribadi yang melihat pengalaman teman yang melakukan publikasi di publisher full OA seperti MDPI. Di mana mereka mendapatkan respons yang cepat, baik first decision maupun proses peer review. Namun, jika dikatakan mudah, menurut saya tidak tepat karena tidak berarti pasti diterima pada first decision lalu lanjut proses peer review hingga publish. Saya berasumsi kecepatan tersebut terjadi karena publisher seperti MDPI mempunyai banyak dana untuk membiayai proses tersebut lebih cepat.

Namun, yang saya pahami, dana tersebut bukan untuk membayar reviewer agar proses review menjadi lebih cepat atau mudah. Seharusnya reviewer jurnal tidak dibayar, tetapi saya mendengar mereka bisa diberikan hadiah berupa kuota free APC ketika publikasi di jurnal tersebut. Dengan begitu, dapat menghindari adanya conflict of interest dalam proses review, karena sebagai reviewer itu tidak melulu harus menerima artikel riset, namun juga dapat memberikan comment perbaikan atau rejection.

Selanjutnya, pernyataan jurnal yang gratis prosesnya susah dan lama. Hal itu sebenarnya bukan masalah gratisnya, namun memang proses pada jurnal tersebut yang lama. Biasanya ada beberapa faktor seperti, banyaknya antrean artikel yang masuk, yang direview, jumlah editor dan reviewer yang sedikit. Sehingga proses menjadi terasa lambat, bahkan pada proses first decision pun lambat. 

Lalu pada pernyataan terakhir terkait, ketika menulis artikel dan ingin publish harus membayar, lalu ketika mau membaca jurnal harus membayar. Hal itu saya rasa tidak tepat, karena ketika artikel kita masuk dalam kategori OA otomatis sebagai author kita harus membayar, namun para pembaca akan mudah dan bebas mengaksesnya. Sebaliknya ketika artikel kita published dengan skema subscription, sebagai author tidak dikenai biaya APC (Free), maka para pembaca yang dibebankan biaya untuk membacanya.

Pada dasarnya hal-hal itulah yang sejauh ini saya ketahui terkait artikel ilmiah di jurnal terkait skema publikasi yang dimiliki setiap jurnal atau publisher. Semoga pembaca mendapat tambahan pandangan terkait publikasi artikel ilmiah dan mohon maaf jika terdapat kesalahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Rekrutmen Kerja Part 1 CV KHS QUICK TRACKTOR

Tidak Bisa Edit Text dengan Double Klik di AutoCAD

Cara Setting AutoCAD saat tidak bisa Save As